Rabu, 09 Mei 2012

kumpul alumni super mini di malang

Setelah kedatangan mBak Erwin Sulistianti di VEDC Malang untuk diklat, muncul ide untuk kumpul. Kebetulan "seprono-sprene" saya belum bertemu dengan Mas Bambang Pujaswendro, yang kelihatannya selalu sibuk. Sms-an lah, maka diusulkan oleh Mas Bambang untuk ketemuan di hari Rabu malem di Bakmi Jogja Pak Karso jalan Arjono Malang. Ternyata Mas Hari Intiono pada hari-hari ini dinas malam.... Alhasil disepakati pas jam makan siang saja. Supaya tidak menganggu aktifitas mBak Erwin yang diklat di VEDC yang hanya 5 hari, maka saya pilih warung dekat VEDC. Pilihannya Warung Lesehan BUMBA.
Suasana cukup mendukung,ngobrol tentang masa lalu, tak terasa waktu jam makan siang habis, cenderung mblandang...,mudah2an tidak mengganggu kegiatan selanjutnya. Mas Bambang mengusulkan untuk ketemuan di Lebaran yang akan datang ini. Semoga nanti bisa ketemuan di Jogjakarta

Dari Kiri, ms Hari Intiono, Hendro Hermanto, mB Erwin Sulistianti dan ms Bambang Pujaswendro

Kamis, 29 September 2011

Bukan terminal....

Ada senangnya berkantor dekat terminal, yang pasti buat "kastamer" akan menguntungkan. Karena kastamer kantor datang dari seluruh negeri, sehingga para kastamer (dalam hal ini guru-guru seindenging nuswantoro) tinggal sebut depan terminal Arjosari, Malang, maka ketemulah tempat yang dituju. Untuk angkutan kota, sangatlah mudah, semua jalur yang pakai "A" pasti masuk terminal Arjosari kecuali Abd Saleh - Arjosari dan ABB (Arjosari-Brbudur-Bunul) keduanya tidak (mau) masuk terminal. Alhasil bagi saya, dalam jarak 3km dari rumah harus pakai 2x angkot dan ini lebih mahal dari kalau kita pakai mobil (makanya jarang pakai angkot). Dengan dekat terminal, ada efek negatif bagi saya, karena perilaku sopir dan penumpang, ada banyak titik yang harus diwaspadai dan ini bikin jengkel. Terminal bayangan di seputaran pertigaan fly over arjosari, di pertiagaan Raden Intan hingga Taspen, di "tengah" yang menuju Tl Cendrawasih dan sebelum pom bensin terminal. Tempat-tempat yang saya sebutkan mestinya terlarang berhenti bagi angkutan umum dan bukan tempat naik-turun penumpang. diseputaran sini ada Pos Polisi dan juga ada Polsek, tapi ya tetep ruwet saja. Dan kita harus ekstra hati-hati terhadap penumpang baik yang mau turun maupun mau naik angkot/bis. Kalau ada bis/angkot berhenti, kita harus hati-hati jangan-jangan eks penumpang tadi menyeberang jalan di depan bis atau angkot, kita bisa rept jadinya. Walau mestinya eks penumpang tadi yang salah, kita bisa bisa kena semprot. Seperti kejadian pagi tadi, saya mendahului, eh ada eks penumpang nyebrang dan mau naik bis di sebrang jalan yang tentunya terlarang menaikkan penumpang. Saya kena semprot..."kok nggak brenti" katanya dengan marah.... Memangnya ini TERMINAL atau HALTE bung? Disediakan HALTE dan TERMINAL untuk naik-turun penumpang dan disediakan ZEBRA CROSS untuk menyeberang....!

Jumat, 20 Mei 2011

Empat Hari Libur, kumpulan Trah

Wah sudah lama tidak ngisi halaman ini, ok, sekarang ditambahi.
Memanfaatkan liburan tiba-tiba empat hari, cuti bersama 16 Mei 2011, dengan persiapan seadanya.
Mobil yang AC-nya mati tidak sempat diperbaiki, berdoa supaya sepanjang perjalanan tidak turun hujan.
Tapi apa mau dikata, menjelang sragen hujan deras sekali, jalanan tidak nampak, hanya mentelengi garis putih dipinggir.....
Tiba-tiba ada genangan air, dan ban depan sebelah kiri masuk dalam air memaksa mobil belok kiri. Alhamdulillah, kemudi bisa dikuasai sehingga mobil jalan lurus kembali. Wah kalau tidak, bisa nyungsep....
Acara utama adalah kumpulan Trah Bani Suwito, ya karena tidak setiap saat dapat menghadiri,maka kali ini disempatkan. Pertemuan diadakan di rumah mBak Yani di Dawukan juga.
Yang jelas keluargaku kumplit, karena Rindra anakku yang pertama sudah seminggu berada di embahnya.
Biasanya selama di Jogja saya menyempatkan untuk keliling di rumah mbak,mas dan adik. Ternyata kemaren ada 2 yang terlewatkan, yang satunya dikunjungi saat perjalanan balik ke Malang. Dan juga beli gudeg diseberang bong supit Bogem untuk makan siang dan oleh-oleh.
Kemudi dipegang anakku sampai Solo, dan selanjutnya dia pegang lagi setelah di Perak Jombang. Diteruskan naik dari Kandangan, hanya karena hujan lebat lagi, maka kemudi saya ambil alih lagi.